
Serunya Kelas Akting bersama guru tamu : Mengasah Bakat Bintang Baru SMK Media Informatika
Jakarta, 20 Agustus 2025 — Suasana Studio SMK Media Informatika dipenuhi tawa dan semangat pada tanggal 19-20 Agustus 2025. Bukan untuk syuting, melainkan untuk sebuah kegiatan yang tak kalah menarik: kelas akting intensif bersama Kak Insan Nur Ikhlas, pelatih ekskul teater yang dikenal dengan cara mengajarnya yang fun dan interaktif.
Kegiatan ini secara khusus diikuti oleh siswa-siswi kelas XI BCP yang bersemangat untuk mendalami seni peran. Selama dua hari, mereka diajak untuk melepaskan diri dari rasa malu dan menjelajahi emosi melalui berbagai latihan. Mulai dari pemanasan fisik dan vokal, improvisasi, hingga studi karakter sederhana, setiap sesi dirancang untuk membangun kepercayaan diri dan mengasah kepekaan rasa.
Belajar sambil Bermain
Kak Iyas sapaan untuk sang pemateri, berhasil menciptakan atmosfer yang santai namun tetap fokus. Menurutnya, akting bukan hanya tentang menghafal naskah, tetapi juga tentang memahami manusia. “Saya ingin mereka tahu bahwa akting itu seru. Ini bukan cuma soal berakting di panggung, tapi juga tentang memahami diri sendiri dan orang lain,” ujar Kak Iyas sambil tersenyum.
Ia menambahkan, “Saya melihat banyak potensi di antara mereka. Mereka berani mencoba hal-hal baru dan tidak takut untuk keluar dari zona nyaman. Itu adalah modal yang sangat penting dalam dunia seni peran.”
Harapan untuk Masa Depan
Kak Iyas berharap, kegiatan ini dapat menjadi pembuka jalan bagi para siswa untuk terus mengeksplorasi bakat mereka di bidang seni, khususnya teater. “Semoga setelah ini, mereka jadi lebih tertarik untuk bergabung dengan ekskul teater. Siapa tahu, di antara mereka ada yang kelak menjadi aktor atau aktris ternama,” harapnya. kak iyas sapaannya dan juga Alumni jurusan BCP Pertama di SMK Media Informatika berpesan agar para siswa tidak pernah berhenti belajar dan terus mengasah kemampuan mereka.
Kegiatan ini membuktikan bahwa SMK Media Informatika tidak hanya fokus pada bidang teknologi, tetapi juga memberikan ruang bagi siswa untuk mengembangkan minat dan bakat di bidang non-akademik. Dengan adanya bimbingan dari pelatih profesional seperti Kak Insan Nur Ikhlas, para siswa memiliki kesempatan emas untuk menemukan dan mengasah potensi tersembunyi mereka.
Pewarta : ihsan


